Hand line reader

Believe it or not sih„ there’s a kind of people in this world who’s given a special gift. Nah„ salah satunya adalah a gift sebagai hand line reader.

Ceritanya bukan dengan disengaja nih tangan aku dibaca sama temen aku ini. Ini nih ringkasan cerita garis tangan aku:

1st. Kamu orangnya terlalu gampang setia sama orang, semisalkan cewek lain dikasi  perhatian dikasi rasa sayang dideketin dengan porsi sama.. feedbacknya nggak bakalan sebesar yang kamu kasih.

(terus aku mikir„ emm.. sama siapa sajakah aku bersikap demikian?? oke.. SEMUA! terlalu setia sampe nggak sadar kalo lagi dimainin, diselingkuhin dan kawan-kawannya)

2nd. Tanpa kamu sadarin, kamu tuh orang yang berpengaruh loh lan buat temen-temen di sekitar kamu..

(weh, tauuu buanget nih kalo yang satu ini! Dari mulai koordinator acara *baik formal maupun non formal* ga ada aku pasti ga jadi; Nyetir sebuah organisasi *MRC* sampe ada yang bilang MRC itu Wulan Febriany, ga ada ulan MRC mati..kebukti ga? *pasang kacamata item* emmm.. silahkan komentar sendiri; sampe nyetir sikap seseorang yang minusnya emang kebangetan *yang ngerasa gausah ketawa* wkwkwk)

3rd. Orang disekitaran kamu yang lagi suka sama kamu, satu.. dua.. tiga.. ada satu yang jelas jelas suka sama kamu secara terang-terangan tapi kamunya tolak dia secara nggak sadar.

(nah yang ini misteri nih.. nggak kepikiran sampe detik ini, masalahnya aku nggak ngerasa lagi disukain sama siapa-siapa gimana dong? atau memang akunya aja yang terlalu odong bin lemot buat baca gerak-gerik orang? HAHA!)

4th. Kamu pernah suka sama yang beda agama ya lan? Tanpa kamu sadarin, ngomong nggak ngomong sama orang tua kamu.. mereka tau dan mereka berdoa supaya kamu nggak jadi sama yang nggak seiman itu.

(terus aku mikir siapa yaa? to be honest memang aku pernah suka sama beberapa yang beda agama„ yang sampek agak serius yaa.. yang terakhir kemaren itu, yang sampek jalan di jogja bareng dan menawarkan diri jadi tunangan aku *naloh* tapi cuma pura-pura sampe suatu gosip mereda dan aku ga diganggu2 sama orang)

Last. Pertajam deh intuisi kamu„ selama ini kamu terlalu memenangkan logika kamu daripada kata hati kamu sendiri.

(and it’s damn true~ sering kali banget mengabaikan kata hati dan membiarkan semua pikiran-pikiran di otak untuk menang„ meskipun pada akhirnya akan melukai hati sendiri)

Itu sih yang paling mengena di hati dan pikiran.. sisanya aku udah lupa dia bilang apaan. Dan lebih anehnya adalah ketika dia disuruh baca lagi tangan temen aku yang lain dia gak mau… bener-bener nggak mau. Well.. mungkin bukan pada masanya tangan yang lain ini untuk dibaca kali, and it’s a kind like self notice kali yaa? Mungkin juga semacam konspirasi semesta alam untuk memberitahu aku: “hey come one, wake up girls.. mau sampai kapan kamu mau jadi bodoh dan terbodohi begini? dunia keras, sayang.. cobalah sedikit membuka mata”.

Masalah hasil bacaan tangannya„ percaya nggak percaya sih.. buat aku ini bukan semacam ramalan.. tapi lebih kepada semacam alarm buat diri sendiri untuk lebih berhati-hati dalam bertindak. Baik kemudian itu akan menyakiti diri sendiri atau menyakiti orang lain ketika salah melangkah.

Ambil positif-nya aja deh yaa„ ambil pelajaran yang bisa dipetik.. dan perbaiki yang kamu anggap sebagai keburukan di dalam diri kamu. Toh semua ini proses menuju dewasa. Hand line reader cuma salah satu media untuk berkaca. Sekian dan.. #salamsuper :D

#love life learn

#story

#based on true story